PlayStation Mengumumkan Pemecatan Karyawan Setelah Pembatalan Game

Sony kembali menggemparkan industri game dengan pengumuman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan pada awal Maret 2025. Langkah ini mengejutkan banyak pihak, terutama setelah perusahaan sebelumnya mengumumkan penutupan dua game live-service dari Bend Studio dan Bluepoint Games serta pembatalan beberapa proyek besar lainnya. Tak hanya itu, setelah melakukan pemecatan terhadap sekitar 900 karyawan pada Februari 2024, kali ini PlayStation kembali menghadapi pengurangan tenaga kerja.

PHK di Divisi PlayStation Visual Art Group

Kabar terbaru yang beredar menyebutkan bahwa PlayStation Visual Art Group (PSVAG), tim yang mendukung pengembangan visual untuk berbagai game besar, menjadi salah satu yang terkena dampak PHK. Tim yang berbasis di San Diego ini memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan game seperti The Last of Us Part I dan Part II versi Remaster. Anggota tim tersebut diberitahu bahwa hari terakhir mereka bekerja di Sony adalah pada 7 Maret 2025.

Abby LeMaster, mantan Project Manager PSVA, mengungkapkan rasa kecewanya melalui postingan di LinkedIn. Dia menyebutkan bahwa banyak pengembang dengan pengalaman bertahun-tahun dan keterampilan yang sangat berharga kini kehilangan pekerjaan mereka. Hal ini tentu menjadi kabar buruk mengingat keahlian yang dimiliki oleh para anggota tim ini sangat sulit untuk digantikan.

Dampak PHK Meluas, Tim Malaysia Tertimpa Gelombang Pemecatan

Namun, PHK tidak hanya terjadi di San Diego. Laporan yang diterima dari Nmia mengungkapkan bahwa tim di PlayStation Malaysia juga terkena dampak pemutusan hubungan kerja ini. Johann Mahfoor, Senior Project Manager di PlayStation Studio Malaysia, mengonfirmasi melalui LinkedIn bahwa dirinya termasuk salah satu karyawan yang terkena pemecatan. Dia juga menjelaskan bahwa pemutusan hubungan kerja ini merupakan bagian dari “pengurangan tenaga kerja masal” yang berdampak pada tim Malaysia serta tim-tim global lainnya.

Rumor yang beredar sebelumnya juga menyebutkan bahwa PlayStation Malaysia terlibat dalam pengembangan game yang kini telah dibatalkan, yang mungkin menjadi salah satu alasan utama tim di negara tersebut juga terdampak.

Berapa Banyak Karyawan yang Terkena Dampak PHK?

Meskipun tidak ada angka pasti mengenai jumlah total karyawan yang terkena PHK di tim San Diego, laporan mengungkapkan bahwa di PlayStation Malaysia sekitar 17 hingga 18 orang kehilangan pekerjaan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa pengurangan tenaga kerja yang dilakukan Sony cukup besar dan memengaruhi berbagai tim di seluruh dunia.

Langkah PHK ini menjadi pertanda bahwa Sony sedang menghadapi tantangan besar dalam menyusun strategi bisnis mereka di masa depan. Para penggemar dan karyawan industri game akan terus memantau bagaimana langkah-langkah perusahaan ini berdampak pada proyek-proyek mendatang dan masa depan PlayStation secara keseluruhan.

Bigetron Esports Panaskan Persaingan di Pekan Pertama PMSL SEA Spring 2025

Turnamen PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Spring 2025 telah memasuki pekan pertama League Stage, dan tim-tim asal Indonesia menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Meskipun posisi puncak klasemen sementara masih dikuasai oleh CelcomDigi Alliance dari Malaysia, wakil Indonesia, Bigetron Esports, berhasil menempati peringkat kedua, memberikan harapan besar bagi pencinta PUBG Mobile Tanah Air.

Bigetron Esports Tampil Konsisten

Penampilan impresif Bigetron Esports sepanjang pekan pertama League Stage menjadi bukti kebangkitan tim yang dikenal dengan julukan Pasukan Robot Merah di kancah PUBG Mobile internasional. Setelah sebelumnya tampil solid di Group Stage dan finis di posisi kedua, Reizy dan kawan-kawan kembali menunjukkan konsistensinya dengan mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Secara keseluruhan, Indonesia meloloskan enam wakil ke League Stage pekan pertama dari total delapan tim yang berpartisipasi di Group Stage. Selain Bigetron Esports, tim-tim Indonesia yang berhasil masuk ke Top 16 adalah BOOM Esports, VOIN Donkey, RRQ RYU, Kagendra, dan Enam Sembilan Esports. Sayangnya, Alter Ego Ares (peringkat 21) dan Talon Esports (peringkat 23) gagal melaju ke tahap ini.

Dominasi Bigetron, Tim Indonesia Lainnya Berjuang

Meski Bigetron Esports sukses berada di posisi runner-up klasemen sementara, tim-tim Indonesia lainnya belum mampu menembus Top 5 League Standing pekan pertama. BOOM Esports, yang tampil impresif di Group Stage, harus puas berada di peringkat keenam.

Sementara itu, RRQ RYU dan Kagendra menempati posisi ke-7 dan ke-8 secara berurutan. VOIN Donkey ID, yang sempat menunjukkan performa menjanjikan di Group Stage, harus turun ke peringkat 11. Enam Sembilan Esports juga masih berjuang keras setelah mengakhiri pekan pertama di peringkat ke-16, alias posisi terbawah League Stage pekan ini.

Perebutan Tiket Grand Final Berlanjut

PMSL SEA Spring 2025 akan kembali berlanjut pada 5 Maret 2025, di mana tim-tim terbaik akan kembali bertarung demi mengamankan posisi di Grand Final. Hanya 16 tim teratas yang akan lolos ke babak final, sementara delapan tim terbawah harus rela tersingkir dari perburuan gelar juara.

Dengan posisi yang masih terbuka lebar, mampukah Bigetron Esports mempertahankan konsistensinya hingga pekan terakhir? Dan bisakah tim-tim Indonesia lainnya bangkit serta merebut posisi puncak klasemen? Semua akan terjawab dalam laga pekan berikutnya!

5 Fitur Canggih HP Gaming Nubia Neo 3, Termasuk Tombol ‘L1/R1’ ala PlayStation!

ZTE Nubia secara resmi memperkenalkan smartphone gaming terbaru mereka, Nubia Neo 3 Series, dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2025 pada Senin (3/3/2025). Seri terbaru ini hadir dalam dua varian, yaitu Nubia Neo 3 5G dan Nubia Neo 3 GT 5G.

Dengan desain yang agresif dan futuristik, kedua perangkat ini menampilkan estetika khas ponsel gaming. Selain tampilan yang mencolok, Nubia Neo 3 Series juga dibekali dengan berbagai fitur unggulan yang siap memanjakan para gamer. Berikut adalah lima fitur utama yang membuatnya menarik.

1. Shoulder Triggers untuk Kontrol Maksimal

Salah satu fitur menarik yang dihadirkan Nubia Neo 3 Series adalah Shoulder Triggers, yaitu dua tombol kapasitif yang menyerupai tombol L1/R1 pada kontroler PlayStation. Tombol ini ditempatkan di sisi kanan bingkai perangkat dan berfungsi untuk memberikan pengalaman gaming yang lebih presisi.

Ketika bermain game FPS (First Person Shooter), misalnya, tombol kiri bisa diatur untuk membidik, sementara tombol kanan digunakan untuk menembak. Dengan fitur ini, pemain tidak perlu lagi menyentuh layar untuk mengeksekusi aksi dalam game. Semua pengaturan tombol dapat disesuaikan melalui aplikasi AI Game Space 3.0.

2. Pencahayaan RGB yang Menarik

Menambah kesan gaming yang khas, Nubia Neo 3 Series hadir dengan lampu RGB di bagian belakang perangkat. Lampu ini dapat menyala dan berkedip sesuai dengan aksi dalam permainan atau saat menerima notifikasi.

Nubia Neo 3 5G hanya memiliki satu lampu RGB berbentuk lingkaran menyerupai “mata” burung. Sementara itu, Nubia Neo 3 GT 5G hadir dengan tambahan lampu RGB ekstra yang ditempatkan di bawah logo utama. Pengguna juga dapat menyesuaikan warna dan efek pencahayaan melalui AI Game Space 3.0.

3. AI Game Space 3.0 untuk Pengalaman Gaming Optimal

AI Game Space 3.0 menjadi pusat kontrol utama untuk mengelola berbagai fitur gaming di Nubia Neo 3 Series. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengoptimalkan kinerja perangkat sebelum bermain game, menonaktifkan notifikasi yang mengganggu, serta menyesuaikan fungsi tombol dan efek pencahayaan.

Selain itu, AI Game Space 3.0 juga dibekali dengan teknologi NeoTurbo AI yang mampu menganalisis kebiasaan bermain pengguna. Teknologi ini memungkinkan perangkat menyesuaikan pengaturan sistem agar dapat memberikan pengalaman gaming yang lebih lancar dan responsif.

4. Sistem Pendingin Besar untuk Performa Stabil

Salah satu tantangan terbesar dalam gaming mobile adalah panas berlebih yang dapat mengurangi performa perangkat. Nubia Neo 3 GT 5G mengatasi masalah ini dengan menghadirkan sistem pendingin vapor chamber yang memiliki luas total 4.083 mm persegi.

Dengan teknologi pendingin ini, panas yang dihasilkan dari prosesor dan komponen lainnya dapat disebarkan secara merata ke seluruh bagian perangkat. Hal ini mencegah akumulasi panas di satu titik, sehingga mengurangi risiko overheat dan menjaga performa tetap optimal dalam sesi bermain yang panjang.

5. Dukungan Gamepad dan Cooling Fan Eksternal

Untuk meningkatkan kenyamanan bermain, Nubia Neo 3 Series juga mendukung penggunaan gamepad eksternal. Gamepad ini memiliki desain mirip JoyCon pada Nintendo Switch dan dapat langsung dihubungkan ke perangkat melalui konektor USB-C. Semua fungsi tombol pada gamepad dapat dikustomisasi melalui aplikasi AI Game Space 3.0.

Selain itu, perangkat ini juga mendukung aksesori kipas pendingin berbasis magnet. Dengan cooling fan tambahan, suhu perangkat tetap terjaga meskipun digunakan untuk bermain game dalam durasi panjang.

Kesimpulan

Nubia Neo 3 Series hadir sebagai ponsel gaming yang mengusung desain futuristik dan fitur-fitur inovatif. Dengan kehadiran Shoulder Triggers, pencahayaan RGB, AI Game Space 3.0, sistem pendingin luas, serta dukungan gamepad dan cooling fan, smartphone ini menjadi pilihan menarik bagi para gamer yang menginginkan pengalaman bermain lebih maksimal.

Dengan segala keunggulan yang dimilikinya, Nubia Neo 3 Series siap menjadi pesaing kuat di segmen ponsel gaming pada tahun 2025.

Drama Epik! Nova Esports Menang Telak atas NS RedForce, Juara Honor of Kings Invitational S3!

Filipina menjadi saksi lahirnya juara baru di ajang Honor of Kings Invitational Season 3 (HoK Invitational S3)! Nova Esports berhasil merebut gelar juara setelah mengalahkan NS RedForce dengan skor tipis 4-3 dalam Grand Final yang berlangsung pada 1 Maret 2025.

Dengan kemenangan ini, Nova Esports resmi menjadi penguasa HoK Invitational S3, sekaligus membawa pulang hadiah sebesar $100.000. Sementara itu, NS RedForce harus puas sebagai runner-up, mengamankan hadiah $50.000 atas pencapaian luar biasa mereka.

Grand Final Penuh Drama, Nova Esports Bangkit di Momen Kritis!

Pertandingan Grand Final ini berlangsung sengit sejak awal hingga akhir. NS RedForce langsung tampil agresif dan sukses merebut game pertama, memberikan tekanan besar kepada Nova Esports. Namun, Nova menunjukkan mentalitas kuat dengan membalikkan keadaan, memenangkan dua game berikutnya dan membuat skor 2-1.

NS RedForce tak tinggal diam. Mereka kembali menemukan ritme permainan dengan strategi disiplin dan eksekusi objektif yang solid. Hasilnya, mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 setelah memenangkan game keempat dan kelima. Dengan hanya butuh satu kemenangan lagi, banyak yang memperkirakan NS RedForce akan menutup pertandingan sebagai juara.

Namun, Nova Esports menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang mudah menyerah. Dalam game keenam dan ketujuh, mereka tampil luar biasa, menguasai jalannya pertandingan, dan memenangkan kedua game dengan dominasi penuh. Skor akhir 4-3 memastikan Nova Esports keluar sebagai juara baru HoK Invitational S3!

Xuan Jadi MVP, Nova Esports Dominasi Tanpa Kekalahan!

Salah satu kunci kemenangan Nova Esports adalah performa gemilang dari Xuan. Pemain berbakat ini menjadi sosok yang menentukan dalam momen-momen krusial Grand Final. Berkat kontribusi besarnya, Xuan dinobatkan sebagai MVP di laga puncak ini.

Tak hanya meraih gelar juara, Nova Esports juga mencatat rekor luar biasa dengan tidak terkalahkan sepanjang turnamen! Sejak babak grup hingga Grand Final, mereka tampil konsisten dan dominan. Berikut perjalanan Nova Esports di HoK Invitational S3:

  • Babak Grup: Sapu bersih kemenangan di Grup C, mengungguli Impunity dan Kagendra.
  • Perempat Final: Menyingkirkan AG Global dengan skor telak 4-0.
  • Semifinal: Mengalahkan Team Vitality dengan comeback dramatis 4-3.
  • Grand Final: Menundukkan NS RedForce dalam laga menegangkan 4-3.

NS RedForce, Debutan yang Langsung Mengancam!

Meski harus puas di posisi kedua, NS RedForce tetap patut diapresiasi. Sebagai tim yang baru pertama kali berpartisipasi di Honor of Kings Invitational, mereka mampu menunjukkan bahwa pemain Korea bisa bersaing dengan dominasi tim-tim kuat dari China dan Asia Tenggara.

Performa mereka yang hampir mengalahkan Nova Esports menjadi bukti bahwa NS RedForce adalah kekuatan baru di kompetisi ini. Hanya selangkah lagi mereka bisa menjadi juara, dan kemungkinan besar mereka akan kembali lebih kuat di musim berikutnya.

Nova Esports, Raja Baru HoK Invitational!

Dengan kemenangan ini, Nova Esports resmi menjadi penguasa HoK Invitational Season 3. Mereka tak hanya membawa pulang trofi dan hadiah terbesar, tetapi juga membuktikan diri sebagai tim paling dominan di turnamen ini.

Pertanyaannya sekarang, bisakah Nova mempertahankan kejayaannya di musim mendatang? Atau justru NS RedForce dan tim lainnya akan bangkit untuk merebut takhta? Semua akan terjawab di Honor of Kings Invitational berikutnya! šŸš€šŸ”„

Laptop MSI RTX 50 Series Bergaya Mitologi Nordik, Diskon Besar!

MSI, merek terkemuka dalam dunia laptop gaming dan kreator, baru-baru ini menggebrak industri dengan meluncurkan laptop GeForce RTX 50 Series terbarunya di acara MSIology: Dragonforged Dominance. Mengusung tema yang terinspirasi oleh mitologi Nordik kuno, khususnya pohon dunia Yggdrasil, laptop-laptop terbaru ini tidak hanya menawarkan performa maksimal tetapi juga estetika yang memukau.

Diperkuat dengan prosesor terbaru dari AMD dan Intel serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series, laptop MSI ini dirancang untuk memberikan pengalaman tak tertandingi, baik untuk gaming maupun pekerjaan profesional. Steven Yang, sebagai Regional Sales and Marketing Manager untuk MSI, menjelaskan bahwa peluncuran RTX 50 Series ini membawa pembaruan dalam hal ketahanan, inovasi, dan performa luar biasa. ā€œSeperti Yggdrasil yang menghubungkan sembilan dunia, laptop ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan pengguna, mulai dari hiburan gaming hingga tugas-tugas profesional yang memerlukan daya komputasi tinggi,ā€ ujar Steven dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com pada Kamis (27/2/2025).

Untuk menyambut peluncuran laptop canggih ini, MSI menawarkan diskon pre-order hingga Rp 1,5 juta di toko resmi MSI yang berlangsung mulai dari 26 Februari hingga 31 Maret 2025. MSI juga memperkenalkan empat lini utama dalam GeForce RTX 50 Series, yakni Titan Series, Raider Series, Vector Series, dan Stealth Series, yang masing-masing dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pengguna.

Titan 18 HX Dragon Edition: Laptop Gaming dengan Desain Eksklusif

Di antara lini-lini terbaru, Titan 18 HX Dragon Edition Norse Myth menjadi andalan MSI. Laptop edisi terbatas ini menggabungkan desain eksklusif dengan performa luar biasa. Terinspirasi oleh mitologi Nordik, Titan 18 HX menampilkan motif naga 3D yang dipahat menggunakan teknik etsa logam tingkat lanjut. Setiap unit dipoles secara manual, memberikan keunikan pada setiap laptop.

Laptop ini dilengkapi dengan prosesor IntelĀ® Core Ultra 200HX dengan NPU bawaan dan GPU NVIDIAĀ® GeForce RTXā„¢ 50 Series terbaru. Selain itu, Titan 18 HX juga memiliki empat slot SSD yang mendukung SuperRAID 5, memungkinkan kecepatan baca SSD hingga 18.000 MB/s. Sistem pendingin vapor chamber canggih memastikan kombinasi daya CPU/GPU mencapai 270 W, memberikan performa stabil di setiap situasi. Layar Mini LED 4K 18 inci dengan refresh rate 120 Hz juga menghadirkan pengalaman visual yang sangat imersif.

Raider Series: Gaming Tanpa Batas

Untuk para gamer, Raider Series adalah pilihan yang tak kalah menarik. Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzenā„¢ 9000HX/9000HX3D atau IntelĀ® Core Ultra 200HX dan dipadukan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090, seri ini menjanjikan performa luar biasa dalam setiap permainan. Dengan sistem pendingin dua kipas dan tujuh heat pipe, ditambah layar Mini LED 4K/120Hz yang telah dikalibrasi, Raider Series mampu menghadirkan gameplay yang mulus dan responsif.

Steven menambahkan, ā€œSeri Raider terbaru mengusung slogan ā€˜Dragonforged Dominance’, yang menggambarkan semangat untuk mendorong batas-batas dalam dunia game.ā€

Vector Series: Performa untuk Profesional dan Kreator

Bagi mereka yang bekerja dalam bidang profesional atau kreatif, Vector Series menjadi pilihan tepat. Ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 275HX atau AMD Ryzen 9 9955HX, serta GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series, laptop ini menawarkan performa tangguh dan konektivitas canggih, termasuk Thunderbolt 5. Dengan sistem pendinginan yang senyap dan efisien, serta modul pendinginan SSD eksklusif, Vector Series memastikan kecepatan baca dan tulis yang stabil untuk menangani tugas berat dengan mudah.

Stealth Series: Mobilitas dan Performa dalam Satu Paket

Untuk pengguna yang mencari laptop dengan desain ringkas dan performa tinggi, Stealth Series adalah pilihan yang sempurna. Laptop ini menggunakan sasis magnesium-aluminium yang tipis dan ringan, namun tetap menawarkan performa kuat dengan GPU RTX 50 Series dan prosesor IntelĀ® Core Ultra 200H atau AMD Ryzenā„¢ AI 300. Stealth Series juga dilengkapi dengan teknologi MSI Cooler Boost 5 yang memastikan sistem pendinginan tetap optimal meski dalam penggunaan berat.

Kesempatan Pre-Order dengan Diskon Menarik

MSI juga memberikan kesempatan emas bagi pengguna yang ingin membeli laptop GeForce RTX 50 Series dengan diskon hingga Rp 1,5 juta selama masa pre-order yang berlangsung hingga 31 Maret 2025. Steven menegaskan, “Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memiliki laptop gaming dan profesional terbaik dari MSI dengan harga spesial. Segera lakukan pre-order di toko resmi MSI dan rasakan performa terbaik yang tak tertandingi.”

Dengan berbagai pilihan yang sesuai dengan kebutuhan gaming, pekerjaan kreatif, dan profesional, MSI GeForce RTX 50 Series adalah pilihan sempurna bagi mereka yang menginginkan performa, estetika, dan inovasi dalam satu paket.