Legion Go S Masuk Indonesia, Bawa Windows 11 & Fitur Canggih!

Setelah diperkenalkan pertama kali di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2025 pada Januari lalu, Lenovo Legion Go S akhirnya resmi masuk ke pasar Indonesia. Konsol gaming handheld ini membawa berbagai fitur unggulan untuk memberikan pengalaman bermain game yang lebih optimal bagi para gamer di Tanah Air.

Spesifikasi dan Desain Modern

Legion Go S yang dijual di Indonesia menjalankan Windows 11, berbeda dengan varian SteamOS yang sebelumnya diperkenalkan di CES 2025. Sayangnya, hingga saat ini, Lenovo belum membawa model dengan SteamOS ke Indonesia, meskipun versi tersebut menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang lebih akrab dengan ekosistem Steam Deck.

Dari segi desain, Legion Go S hadir dengan layar 8 inci beresolusi WUXGA (1.920 x 1.200 piksel) dengan refresh rate 120 Hz serta tingkat kecerahan hingga 500 nit. Rasio layar 16:10 membuat tampilan lebih luas dan nyaman saat bermain game. Seperti kebanyakan konsol handheld lainnya, layar ini diletakkan di tengah dengan dua joystick di sisi kiri dan kanan. Joystick tersebut juga dilengkapi dengan lampu RGB, serta berbagai tombol tambahan seperti touchpad, speaker, dan tombol operasi lainnya.

Performa Gahar dengan Chip AMD Ryzen Z2 Go

Untuk urusan dapur pacu, Lenovo Legion Go S dibekali dengan prosesor terbaru dari AMD, yaitu Ryzen Z2 Go. Chip ini memiliki 4 inti (cores) dengan kecepatan hingga 4,3 GHz, memastikan performa yang stabil untuk menjalankan berbagai game modern.

Selain itu, perangkat ini memiliki bobot sekitar 730 gram dan dibekali baterai 55,5 Whrs, yang diklaim mampu bertahan hingga 2,5 jam saat memainkan game-game berat.

Pengalaman Gaming Terbaik dengan Fitur Lengkap

Legion Go S juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman bermain. Berikut beberapa spesifikasinya:

  • RAM LPDDR5X hingga 16 GB
  • Penyimpanan SSD hingga 1 TB
  • Dukungan WiFi 6E dan Bluetooth 5.3
  • Konektor USB 4 untuk transfer data lebih cepat
  • Stereo speaker untuk kualitas audio lebih baik
  • Slot kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan
  • Jack audio 3,5 mm

Selain itu, Lenovo menghadirkan Legion TrueStrike, fitur yang memungkinkan efek getaran pada tombol trigger dapat disesuaikan dengan jenis game yang dimainkan. Desain Pivot D-Pad yang lebih besar juga memberikan kontrol lebih nyaman bagi para gamer.

Banderol Lenovo Legion Go S di Pasar Indonesia

Legion Go S kini sudah tersedia di Indonesia dalam varian warna Glacier White. Konsol ini dapat dibeli melalui berbagai toko resmi mitra Lenovo dengan banderol harga sekitar Rp 9 juta.

Dengan spesifikasi mumpuni dan fitur-fitur canggih, Lenovo Legion Go S siap menjadi pilihan menarik bagi gamer yang menginginkan perangkat gaming handheld berkualitas tinggi. Apakah konsol ini akan menjadi pesaing kuat bagi Steam Deck dan ROG Ally? Kita tunggu saja!

EVOS x Pop Mie Masih Solid! Kolaborasi Berlanjut di Tahun ke-7

EVOS, salah satu organisasi gaming-entertainment terbesar di Asia Tenggara, bersama dengan Pop Mie, merek makanan instan yang dikenal di kalangan anak muda, merayakan tujuh tahun kerja sama mereka dalam membangun komunitas esports yang lebih kuat dan inovatif. Kolaborasi ini telah menghadirkan berbagai program menarik yang menghubungkan dunia gaming dan gaya hidup anak muda dengan cara yang lebih interaktif.

Perayaan 7 Tahun Kolaborasi EVOS x Pop Mie

Momen spesial ini dirayakan dalam sebuah acara di Habitate, Jakarta, yang dihadiri oleh berbagai figur penting, seperti Tony Tham selaku Head of Commercial EVOS, Antonius Pandu selaku Senior Brand Manager Pop Mie, serta perwakilan dari EVOS seperti Oner dan Najel.

Dalam acara ini, EVOS dan Pop Mie menegaskan komitmen mereka untuk terus berinovasi dan menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar esports di Indonesia. Tony Tham menyatakan bahwa kerja sama ini telah berkembang lebih dari sekadar kemitraan bisnis, tetapi juga menjadi sebuah ekosistem yang mendukung pertumbuhan esports di Tanah Air.

“Bersama Pop Mie, kami telah menciptakan lingkungan yang mendukung tidak hanya pemain profesional, tetapi juga penggemar dan generasi muda yang ingin mengeksplorasi dunia esports dengan cara yang lebih menyenangkan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi ini melalui EVOS Ecosystem,” ujar Tony.

Turnamen dan Program Inovatif untuk Komunitas Esports

Selama tujuh tahun terakhir, EVOS dan Pop Mie telah menggelar berbagai turnamen dan program yang bertujuan untuk memperkuat komunitas esports di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah EVOS Fams Cup (EFC), EFC Super Stage 2024, dan Pop Mie Campus Gaming Ground, yang sukses menarik perhatian banyak penggemar esports di Tanah Air.

Kemitraan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan brand awareness bagi kedua pihak, memperluas jangkauan EVOS dan Pop Mie ke komunitas yang lebih luas.

Sebagai bagian dari ekosistem yang lebih besar, EVOS dan Pop Mie akan terus memperkuat keterlibatan mereka melalui EVOS Ecosystem, yang mencakup berbagai aspek seperti EVOS Esports Team, EVOS Social Media, EVOS Talent, EVOS Goods, EVOS Membership, EVOS Academy, EVOS Top Up, dan EVOS Event.

Pop Mie Campus Gaming Ground Siap Hadir di 4 Kampus Baru

Salah satu bentuk inovasi terbaru dari kerja sama ini adalah Pop Mie Campus Gaming Ground, program yang akan kembali digelar di tahun 2025. Acara ini akan menjangkau empat kampus baru, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam dunia esports melalui turnamen, talkshow, dan sesi bertemu langsung dengan bintang esports.

Dalam program ini, pemenang dari turnamen akan mendapatkan kesempatan eksklusif untuk mengikuti online class di EVOS Academy selama tiga bulan, yang bertujuan untuk melahirkan talenta esports masa depan.

“Kami bangga bisa terus mendukung perkembangan komunitas esports di Indonesia. Kolaborasi ini bukan hanya tentang merayakan perjalanan tujuh tahun yang luar biasa, tetapi juga tentang membangun masa depan esports yang lebih cerah bagi generasi muda,” kata Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie.

Merchandise Eksklusif EVOS x Pop Mie

Sebagai bagian dari perayaan tujuh tahun ini, EVOS dan Pop Mie juga memperkenalkan merchandise eksklusif berupa jaket windbreaker kolaborasi yang dirancang khusus bagi para penggemar mereka.

Melalui sinergi yang semakin kuat, EVOS dan Pop Mie bertekad untuk terus mengembangkan komunitas esports di Indonesia dan membawa industri ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Jangan lewatkan informasi terbaru dari EVOS x Pop Mie! Pantau terus media sosial mereka untuk mendapatkan update tentang program dan turnamen yang akan datang.

Lineage2M Kembali Menggebrak! MMORPG Legendaris Resmi Rilis di Asia Tenggara

Lineage2M, permainan MMORPG terbaru yang digadang-gadang akan mengubah lanskap dunia game mobile, siap untuk membawa pengalaman bermain ke level yang lebih tinggi. Dikembangkan oleh NCSOFT, perusahaan global terkemuka di bidang pengembangan MMORPG, game ini menghadirkan dunia open-world yang luas tanpa batas, grafis memukau dengan Unreal Engine 4, dan pertempuran skala besar yang melibatkan ribuan pemain bertarung secara real-time. Bagi penggemar setia Lineage dan para gamer hardcore yang mencari tantangan nyata, Lineage2M menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.

“Game ini sangat ditunggu-tunggu! IP legendaris ini membawa banyak peningkatan dari game Lineage sebelumnya, terutama dalam fitur PvP yang lebih lengkap dan grafis yang jauh lebih keren. Pasti lebih seru bermainnya,” ujar Aulya Afrilianto, seorang penggemar MMORPG berusia 28 tahun.

NCSOFT, dengan lebih dari dua dekade pengalaman dalam mengembangkan game MMORPG, telah menciptakan sejumlah judul legendaris seperti Lineage, Blade & Soul, Guild Wars, dan Aion. Dengan Lineage2M, mereka tidak hanya mempertahankan elemen-elemen utama yang membuat seri Lineage begitu populer, tetapi juga mengembangkan batas-batas baru dalam hal gameplay dan teknologi. Lineage2M merupakan penerus yang sejati, siap untuk membawa game MMORPG ke level berikutnya dengan dunia yang lebih luas dan tantangan yang lebih besar.

Perilisan Perdana di Asia Tenggara: Era Baru Dimulai

Setelah ditunggu-tunggu, Lineage2M akan resmi dirilis di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Thailand, Vietnam, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dalam rangka merayakan peluncuran ini, NCSOFT akan menggelar event eksklusif yang menawarkan hadiah menarik di dalam game dan pengumuman spesial yang sayang untuk dilewatkan oleh para gamer.

Puncak acara perilisan ini adalah Lineage2M Grand Showcase, yang akan digelar pada tanggal 29 Maret 2025 di Bangkok, Thailand. Acara ini akan menghadirkan berbagai influencer ternama, pengembang game, serta tamu VIP, yang akan berbagi informasi eksklusif tentang gameplay utama dari Lineage2M. Para tamu juga akan mengungkapkan alasan mengapa game ini dianggap sebagai fenomena baru di dunia MMORPG.

Bagi para gamer yang telah menantikan kehadiran Lineage2M, ini adalah kesempatan emas untuk menyaksikan langsung bagaimana game ini akan mengubah cara kita memandang permainan mobile. Dengan grafis yang lebih realistis, sistem PvP yang lebih mendalam, dan dunia yang lebih interaktif, Lineage2M siap menetapkan standar baru dalam dunia MMORPG di perangkat mobile. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari revolusi game ini!

Game Lebih Seru di Konsol atau PC? Cek 5 Faktor Ini!

Setiap individu memiliki preferensi tersendiri dalam menentukan platform gaming yang ingin digunakan. Umumnya, dua pilihan utama yang tersedia adalah game konsol dan PC. Jika Anda masih bingung dalam menentukan mana yang lebih cocok dengan kebutuhan dan gaya bermain, ada beberapa faktor yang dapat dijadikan pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Menyesuaikan dengan Gaya Bermain

Salah satu faktor utama dalam memilih antara game konsol dan PC adalah memahami gaya bermain yang lebih nyaman bagi Anda. Jika lebih menyukai penggunaan stik atau controller, maka konsol mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai. Meskipun PC juga memungkinkan penggunaan stik, namun pengalaman bermainnya akan berbeda, terutama karena kebanyakan game PC didesain untuk dimainkan dengan keyboard dan mouse.

Game dengan genre FPS (First Person Shooter) umumnya lebih nyaman dimainkan di PC karena penggunaan mouse dan keyboard memungkinkan kontrol yang lebih presisi. Sebaliknya, game konsol lebih cocok bagi mereka yang ingin menikmati permainan bersama keluarga di layar besar dengan sistem home theater. Oleh karena itu, pastikan gaya bermain Anda sesuai dengan perangkat yang akan dipilih.

Anggaran dan Biaya Tambahan

Bujet menjadi aspek krusial dalam menentukan pilihan platform gaming. Konsol dan PC memiliki harga yang bervariasi tergantung pada spesifikasi dan generasi perangkat tersebut. Jika ingin memiliki perangkat terbaru seperti PlayStation 5 atau Xbox Series X, siapkan anggaran yang cukup besar. Alternatif lainnya adalah memilih konsol generasi sebelumnya seperti PlayStation 4 atau Xbox One yang masih mampu menjalankan berbagai game dengan baik.

Sementara itu, PC menawarkan fleksibilitas dalam spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan anggaran. Namun, jika anggaran terbatas, spesifikasi PC yang didapat mungkin tidak maksimal, sehingga bisa berdampak pada performa game yang dimainkan. Jika ingin merasakan pengalaman gaming terbaik di PC, maka perlu investasi lebih untuk mendapatkan komponen yang mumpuni.

Harga Game dan Ekosistem Berlangganan

Baik game konsol maupun PC memerlukan pembelian game agar dapat dimainkan. Game untuk konsol seperti PlayStation dan Xbox sering kali memiliki harga yang lebih tinggi, berkisar antara Rp300 ribu hingga jutaan rupiah. Sementara itu, game PC umumnya lebih terjangkau dan sering kali tersedia dalam bentuk digital dengan harga mulai dari Rp50 ribu hingga Rp700 ribu melalui platform seperti Steam, Origin, atau Microsoft Store.

Selain itu, beberapa layanan berlangganan juga tersedia bagi pengguna konsol untuk mendapatkan akses ke berbagai game secara berkala. Misalnya, Xbox Game Pass yang dibanderol sekitar Rp215 ribu per bulan dan PlayStation Plus yang berkisar antara Rp89 ribu hingga Rp143 ribu per bulan. Layanan ini memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengakses berbagai game tanpa perlu membeli masing-masing secara terpisah.

Perawatan dan Keawetan Perangkat

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah perawatan perangkat. Konsol cenderung lebih mudah dalam hal pemeliharaan karena perangkat kerasnya telah dirancang agar bisa digunakan selama bertahun-tahun tanpa perlu banyak perbaikan. Selama tidak terkena cairan atau mengalami kerusakan fisik, konsol dapat bertahan hingga lebih dari 5 tahun.

Sebaliknya, PC membutuhkan perhatian lebih dalam hal pemeliharaan karena berbagai komponen di dalamnya harus selalu dalam kondisi optimal. Pengguna perlu memastikan sistem pendinginan berjalan dengan baik, membersihkan debu secara berkala, serta mengelola program yang berjalan di latar belakang agar kinerja tetap stabil. Jika ada komponen yang rusak atau usang, maka pengguna mungkin perlu mengganti atau meng-upgrade perangkat untuk mendapatkan performa yang lebih baik.

Kesimpulan

Memilih antara game konsol dan PC bukanlah keputusan yang bisa dianggap remeh. Ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari gaya bermain, anggaran, harga game, hingga perawatan perangkat. Jika menginginkan pengalaman bermain yang lebih sederhana dan tidak memerlukan perawatan rutin, maka konsol bisa menjadi pilihan terbaik. Namun, jika menginginkan fleksibilitas dan pengalaman gaming yang lebih dinamis dengan grafis terbaik, maka PC bisa menjadi opsi yang lebih menarik.

Jadi, sebelum menentukan pilihan, pastikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pribadi agar pengalaman gaming Anda semakin maksimal.

Gaming Makin Seru! MSI Claw 8 AI Plus Usung Windows 11 & Joystick RGB

MSI kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia gaming dengan meluncurkan MSI Claw 8 AI Plus, sebuah perangkat PC gaming handheld yang menawarkan pengalaman bermain game yang semakin seru. Diperkenalkan pada Rabu (19/2/2025), perangkat ini hadir dengan berbagai pembaruan signifikan, terutama pada aspek layar dan fitur tambahan yang semakin mendukung kenyamanan para gamer.

Layar Lebih Besar dan Meningkatkan Pengalaman Bermain

Salah satu peningkatan utama pada MSI Claw 8 AI Plus adalah ukuran layar yang kini lebih besar dari versi sebelumnya. Dengan ukuran 8 inci dan resolusi Full HD Plus, layar ini menawarkan tampilan yang lebih tajam dan jernih. Dilengkapi dengan teknologi IPS, layar ini memberikan sudut pandang yang lebih luas dan tampak lega berkat bezel yang lebih tipis. Keunggulan lainnya, refresh rate 120 Hz memastikan pengalaman visual yang mulus, terutama saat bermain game yang membutuhkan respons cepat.

Desain Ergonomis dan Fitur RGB yang Menarik

MSI Claw 8 AI Plus tidak hanya unggul dalam segi layar, tetapi juga pada desain dan fitur tombolnya. Perangkat ini dilengkapi dengan tombol joystick pada sisi kiri dan kanan layar yang dilengkapi lampu RGB. Lampu RGB ini berfungsi untuk menambah atmosfer permainan, berkedip lebih cepat saat aksi dalam game semakin intens, memberikan kesan dinamis dan mendalam. Tombol-tombol lainnya, seperti tombol arah, tombol menu, dan tombol aplikasi MSI Claw, terletak di bagian kiri layar, sementara tombol operasional “ABXY” dan dua tombol menu tambahan ada di sisi kanan. Semua tombol ini didesain untuk memudahkan navigasi dan kontrol saat bermain.

Sistem Suara DTS yang Membuat Game Lebih Hidup

Di bagian bawah perangkat, terdapat lubang speaker dengan daya 2 watt yang disertai teknologi DTS untuk menghasilkan kualitas suara yang lebih menggelegar. Hal ini memberikan efek suara yang lebih imersif saat bermain game, meningkatkan pengalaman pengguna dalam menikmati setiap detil suara dari game yang dimainkan. Warna speaker yang kontras dengan warna bodi, yang disebut “Sandstorm”, memberikan kesan kuat dan stylish pada tampilan perangkat ini.

Desain dan Konektivitas yang Mendukung Penggunaan Lama

Meski didesain dengan ukuran besar, MSI Claw 8 AI Plus tetap nyaman digenggam dengan dua tangan, memastikan kenyamanan bagi pengguna yang sering bermain dalam waktu lama. Pada sisi atas perangkat, terdapat lubang kipas untuk menjaga suhu tetap dingin saat digunakan untuk bermain game berat, serta berbagai port penting, termasuk USB-A, dua port USB-C dengan Thunderbolt 4, dan audio jack 3.5 mm. Tombol pengaturan volume dan tombol untuk mengaktifkan Wi-Fi juga hadir di bagian atas.

Selain itu, dua tombol trigger di sisi kiri dan kanan dapat diatur sebagai tombol ekstra untuk berbagai fungsi, seperti tombol L1/R1 dan L2/R2 pada controller konsol PlayStation. Tombol macro yang dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna juga terletak di belakang perangkat, memberikan fleksibilitas tambahan.

Spesifikasi dan Harga

MSI Claw 8 AI Plus hadir dengan dimensi panjang 299 mm, lebar 126 mm, dan ketebalan 24 mm, dengan bobot 795 gram. Untuk ukuran PC gaming handheld, bobot ini tergolong standar. Di Indonesia, perangkat ini dapat dibeli dengan harga promo Rp 14.999.000 hingga 31 Maret 2025, dengan harga normal Rp 16.599.000.

Secara keseluruhan, MSI Claw 8 AI Plus menawarkan kombinasi desain ergonomis, fitur canggih, dan performa yang mumpuni, menjadikannya pilihan tepat bagi para gamer yang ingin bermain game kapan saja dan di mana saja.

PS5 Pro Dikabarkan Jadi Penyebab Lonjakan Penjualan PS5!

Meski sempat menuai keraguan pada awal perilisannya, konsol PlayStation 5 (PS5) dari Sony terus menunjukkan performa penjualan yang mengesankan. Meskipun pengumuman PS5 Pro sempat disambut dengan skeptisisme, hal tersebut tampaknya tidak menghambat minat para gamer. Sebaliknya, permintaan terhadap PS5 bahkan tercatat melonjak tajam di penghujung tahun lalu, membuktikan bahwa konsol ini tetap diminati oleh pasar.

PS5 Capai 9,5 Juta Unit Terjual dalam Kuartal Ketiga 2024

Menurut laporan keuangan Sony untuk kuartal ketiga tahun fiskal 2024, perusahaan raksasa teknologi ini mengungkapkan bahwa PS5 berhasil terjual sebanyak 9,5 juta unit dalam periode tersebut. Angka ini tergolong fantastis, terlebih jika dibandingkan dengan kuartal pertama dan kedua di tahun yang sama, yang mencatatkan penjualan lebih rendah. Pada kuartal pertama 2024, hanya 2,8 juta unit yang terjual, dan meskipun ada peningkatan di kuartal kedua dengan 3,8 juta unit, lonjakan signifikan pada kuartal ketiga membuktikan bahwa minat terhadap PS5 terus melonjak.

Dengan pencapaian 9,5 juta unit tersebut, total penjualan PS5 sepanjang tahun fiskal 2024 telah menyentuh angka 15,7 juta unit, meskipun tahun fiskal baru akan berakhir pada bulan Maret mendatang. Angka tersebut mengisyaratkan keberhasilan yang luar biasa dan kemungkinan besar dipengaruhi oleh kehadiran PS5 Pro, yang dirilis pada bulan November tahun lalu. Meskipun harga PS5 Pro sempat mengundang kritik, terutama karena dianggap cukup tinggi, tetap ada ketertarikan besar dari para penggemar game yang penasaran dengan peningkatan performa yang ditawarkan oleh konsol terbaru ini.

PS5 vs PS4: Menyusul Rekor Penjualan

Dengan total penjualan PS5 yang kini sudah mencapai 75 juta unit di seluruh dunia, Sony hampir berhasil mengejar rekor penjualan PS4 yang tercatat mencapai 76,5 juta unit pada periode yang sama. Keberhasilan ini tentunya juga tidak lepas dari dukungan game-game besar yang diluncurkan, seperti Call of Duty: Black Ops 6. Di masa depan, Sony sepertinya akan semakin bergantung pada game eksklusif berkualitas tinggi seperti Ghost of Yotei dan Death Stranding 2, yang diprediksi bakal semakin menarik perhatian para gamer.

Dengan pencapaian gemilang ini, pertanyaan besar yang muncul adalah: Apakah PS5 akan mampu melampaui rekor penjualan PS4? Hanya waktu yang dapat memberikan jawabannya. Namun, dengan tren positif yang terus berlanjut, tampaknya peluang PS5 untuk mencatatkan prestasi lebih tinggi sangat terbuka lebar.

Dukungan Istri Jadi Kunci! Kakeru Akui Kemenangannya di Capcom Cup 11

Tokyo – Kakeru dari IBUSHIGIN berhasil keluar sebagai juara Capcom Cup 11, turnamen puncak dari Capcom Pro Tour 2024, yang berlangsung di Jepang pada 8-9 Maret 2025. Kemenangan ini mengantarkannya meraih hadiah utama senilai $1 juta (sekitar Rp15,6 miliar). Namun, keberhasilannya ternyata tak lepas dari peran sang istri, yang menyarankan agar ia tetap menggunakan JP selama turnamen berlangsung.

Dilema Kakeru: JP atau Mai Shiranui?

Sejak awal 2024, Kakeru memang dikenal sebagai pemain yang konsisten menggunakan JP, terutama setelah pembaruan Street Fighter 6 membuat karakter ini kembali kompetitif. Namun, dalam sebuah wawancara dengan Walker Plus, Kakeru mengungkapkan bahwa ia sebenarnya ingin menggunakan Mai Shiranui di Capcom Cup 11.

Mai Shiranui adalah karakter terbaru dalam Street Fighter 6, yang memadukan ninjutsu Shiranui-ryuu dengan gerakan tarian tradisional. Komunitas gim ini pun memuji Mai, baik dari segi desain maupun kemampuannya yang dianggap cukup kuat. Beberapa bahkan berspekulasi bahwa Mai bisa menjadi karakter overpowered (OP) saat ini.

Meskipun potensinya besar, Mai ternyata tidak muncul di Top 8 Capcom Cup 11. Beberapa pemain seperti Xiaohai, OilKing, dan Nephew sempat menggunakannya di fase awal, tetapi tidak ada yang berhasil membawanya lebih jauh dari Top 16.

Kakeru mengaku sempat bersikeras ingin bermain menggunakan Mai, yang bahkan sampai memicu perdebatan dengan istrinya. “Saya ingin memainkan Mai, dan itu sempat membuat saya bertengkar dengan istri saya. Namun, pada akhirnya, kami bersama-sama menyimpulkan bahwa JP akan lebih efektif, jadi saya tetap menggunakan JP untuk turnamen ini,” ungkapnya.

Keputusan yang Berbuah Manis

Keputusan Kakeru untuk bertahan dengan JP ternyata tepat. Ia berhasil menembus Grand Final, menghadapi Blaz, yang memilih menggunakan Ryu. Dengan pemahamannya yang mendalam tentang pertarungan tersebut, Kakeru mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menghentikan momentum Blaz, hingga akhirnya keluar sebagai juara Capcom Cup 11.

Jika ia tetap bersikeras menggunakan Mai, hasilnya mungkin akan berbeda. Namun, berkat saran istrinya, Kakeru kini membawa pulang hadiah terbesar dalam sejarah kariernya. Bisa jadi, setelah kemenangan ini, sang istri akan mendapatkan bagian dari hadiah tersebut sebagai bentuk terima kasih atas keputusannya yang tepat.

Revolusi Grafis! AMD Resmikan RDNA 4 Melalui Radeon RX 9000 Series

AMD baru saja merilis arsitektur grafis terbarunya yang diberi nama RDNA 4, yang hadir melalui jajaran kartu grafis Radeon RX 9000. Dua varian terbaru yang diperkenalkan adalah RX 9070 XT dan RX 9070, yang keduanya dirancang untuk memberikan performa gaming unggul dengan berbagai peningkatan signifikan, termasuk VRAM 16GB, akselerator ray tracing, dan akselerator AI.

David McAfee, VCP dan GM Ryzen CPU serta Radeon Graphics AMD, menyampaikan kegembiraannya atas peluncuran ini, “Dengan pengenalan Radeon RX 9000 series, kami menghadirkan lompatan besar dalam performa grafis dengan arsitektur RDNA 4 generasi terbaru. Teknologi canggih seperti akselerator Ray Tracing dan AI tidak hanya meningkatkan frame rate, tetapi juga mendalamkan pengalaman gaming secara keseluruhan.” Ia menambahkan bahwa AMD berkomitmen untuk menawarkan performa luar biasa dengan harga yang kompetitif, memberikan nilai tambah bagi para gamer yang ingin upgrade sistem mereka.

Kedua kartu grafis ini diklaim dapat menangani gaming pada resolusi 4K dengan harga yang setara dengan kartu grafis kelas 1440p, menawarkan kinerja yang luar biasa dengan harga lebih terjangkau dibandingkan produk sekelasnya. Misalnya, RX 9070 XT diklaim 51% lebih cepat dibandingkan dengan RX 6900 XT (pada pengaturan maksimal 4K), dan 26% lebih cepat dibandingkan dengan RTX 3090 yang sudah dirilis empat tahun lalu.

Baik RX 9070 XT maupun RX 9070 dibangun menggunakan proses 4nm dari TSMC, dengan chip seluas 357 mm persegi, mirip dengan RX 7800 XT, namun dengan jumlah transistor dua kali lipat, mencapai 53,9 miliar transistor. Peningkatan lainnya termasuk penerapan AMD Radiance Display Engine dan Enhanced Media Engine, yang menawarkan dukungan tampilan lebih luas serta kualitas lebih baik dalam perekaman dan streaming media.

AMD memposisikan RX 9000 series sebagai pesaing dari Nvidia RTX 5070 Ti dan RTX 5070, dengan harga yang lebih menggiurkan. Untuk RX 9070, AMD membanderol dengan harga USD 549, sementara RX 9070 XT dijual seharga USD 599. Kedua kartu grafis ini mulai dikapalkan pada 6 Maret, sehari setelah peluncuran RTX 5070 dari Nvidia.

Dengan peluncuran Radeon RX 9000 series, AMD semakin memperkuat posisinya di pasar kartu grafis dengan menawarkan performa tinggi yang terjangkau, memberikan pilihan baru bagi para gamer dan profesional yang membutuhkan upgrade grafis terbaik.

Gamer Wajib Cek! Advan Pixwar Transformers Tawarkan Pendingin Ganda

Industri laptop gaming dalam negeri semakin berkembang dengan hadirnya Advan Pixwar X Transformers, perangkat terbaru dari pabrikan lokal Advan. Laptop ini merupakan hasil kolaborasi spesial dengan Hasbro, perusahaan mainan raksasa asal Amerika Serikat, yang bertepatan dengan perilisan film Transformers One.

Sebagai produk edisi khusus, Advan Pixwar X Transformers menampilkan desain unik dengan ukiran logo khas Transformers pada bagian bodi dan lid-nya. Tidak hanya menawarkan tampilan eksklusif, Advan juga mengklaim bahwa laptop ini menggunakan material logam berkualitas tinggi yang memberikan ketahanan ekstra, membuatnya lebih awet meskipun digunakan dalam jangka panjang.

Performa Gahar dengan AMD Ryzen 7 6800H

Dirancang khusus untuk kebutuhan gaming, Advan Pixwar X Transformers dibekali prosesor AMD Ryzen 7 6800H yang memiliki 8 core dan 16 thread, menjamin kinerja optimal dalam menjalankan game serta multitasking. Untuk mendukung grafis yang lebih tajam, laptop ini juga diperkuat oleh GPU AMD Radeon 680M, sehingga mampu memberikan pengalaman bermain yang lebih mulus.

Laptop ini hadir dengan RAM 16 GB dan storage SSD 512 GB, yang masih bisa ditingkatkan berkat fitur Dual-slot RAM, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan kapasitas memori sesuai kebutuhan.

Spesifikasi Advan Pixwar X Transformers

Advan menghadirkan layar IPS 15,6 inci dengan resolusi Full HD (1920 x 1080 piksel) dan aspek rasio 16:9, sehingga memberikan tampilan yang tajam dan jernih. Dimensinya berukuran 359 x 261 x 18,7 mm dengan bobot 1,95 kg, masih tergolong ringan untuk laptop gaming.

Sistem operasinya sudah menggunakan Windows 11 dengan dukungan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.3, memastikan koneksi yang stabil saat bermain game online atau aktivitas lainnya. Laptop ini juga dilengkapi kamera FHD 2 MP, ideal untuk keperluan video conference, streaming, maupun pengambilan gambar.

Fitur Pendukung dan Konektivitas Lengkap

Dari segi daya, laptop ini mengandalkan baterai 58 Wh dengan sistem pengisian melalui port USB Type-C berdaya 11,55 volt. Selain itu, Advan Pixwar X Transformers juga dilengkapi dengan berbagai port konektivitas, antara lain:

  • USB Type-A 3.2 Gen2 untuk transfer data lebih cepat
  • HDMI 2.1 TMDS untuk menghubungkan ke monitor eksternal atau TV
  • Audio jack 3,5 mm untuk perangkat audio
  • Slot SD Card Reader untuk kebutuhan penyimpanan eksternal
  • Kensington Lock sebagai fitur keamanan tambahan saat digunakan di tempat umum

Agar performanya tetap optimal saat bermain game berat, laptop ini dilengkapi dengan dual-cooling system fan, sistem pendingin ganda yang menjaga suhu tetap stabil, mencegah overheating, serta memperpanjang umur komponen.

Harga dan Ketersediaan di Pasar Indonesia

Laptop gaming Advan Pixwar X Transformers kini telah resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 7,9 juta. Produk ini tersedia di berbagai marketplace resmi yang bermitra dengan Advan, sehingga gamer yang ingin memiliki laptop eksklusif ini bisa segera membelinya.

Dengan spesifikasi mumpuni dan desain spesial bertema Transformers, Advan Pixwar X Transformers menjadi salah satu laptop gaming lokal yang patut diperhitungkan.

Selevel Bigetron Prime? Reizy Yakin Roster Sekarang Bisa!

Bigetron Esports melakukan perombakan besar-besaran dalam divisi PUBG Mobile mereka menjelang turnamen PUBG Mobile Super League (PMSL) Southeast Asia (SEA) Spring 2025. Dengan mendatangkan empat pemain baru serta seorang Assistant Coach, tim ini berambisi kembali ke puncak kejayaan seperti era prime Bigetron terdahulu.

Langkah perombakan ini tampaknya mulai membuahkan hasil. Pada pekan pertama PMSL SEA Spring 2025, Bigetron Esports berhasil menunjukkan performa menjanjikan dengan mengamankan posisi kedua di klasemen Liga.

Dengan hasil positif tersebut, muncul pertanyaan apakah roster saat ini mampu menyamai kejayaan Bigetron Esports di masa lalu, terutama saat mereka meraih gelar juara dunia PUBG Mobile Club Open – Fall Split Global Finals 2019.

Reizy Yakin Roster Saat Ini Bisa Menyamai Prime Bigetron

Salah satu rekrutan terbaru Bigetron Esports, Reizy, mengungkapkan optimisme bahwa tim saat ini memiliki potensi untuk menyamai kejayaan tim di era keemasannya. Keyakinan tersebut ia sampaikan dalam sesi wawancara online PMSL SEA Spring 2025 Week 1 melalui Zoom pada Selasa (4/3).

“Bisa atau tidaknya sih tergantung kami sendiri. Tapi seharusnya bisa, asalkan kami memiliki tujuan yang sama, semangat yang kuat, dan tetap bermain dengan kompak serta saling mendukung di dalam game,” ujar Reizy.

Meski begitu, ia tetap menegaskan bahwa dirinya dan tim akan terus bekerja keras untuk memberikan yang terbaik selama membela Bigetron Esports.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan performa terbaik,” tambahnya.

Persiapan Matang Jadi Kunci Performa Solid di PMSL SEA Spring 2025

Dalam kesempatan yang sama, mantan pemain BOOM Esports itu juga menyoroti pentingnya persiapan yang matang sebagai faktor utama di balik performa impresif Bigetron Esports pada pekan pertama PMSL SEA Spring 2025.

“Sebelum PMSL, kami benar-benar bekerja keras untuk membangun tim dari awal. Kami berlatih lebih keras dibanding tim lain, dan yang terpenting, kami lebih fokus memperbaiki diri sendiri daripada mengkhawatirkan tim lain,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Reizy resmi bergabung dengan Bigetron Esports pada Februari 2025. Meski baru sebulan berseragam Bigetron, ia bersama timnya sudah menunjukkan perkembangan signifikan dengan menempati peringkat kedua klasemen Liga pada pekan pertama PMSL SEA Spring 2025.

Dengan semangat dan determinasi tinggi dari para pemain, Bigetron Esports kini semakin optimistis bisa kembali ke puncak kejayaan seperti di masa lalu. Mampukah mereka merebut gelar juara pada turnamen ini? Kita tunggu saja kiprahnya!